RSCM Kembali Sukses Lakukan Transplantasi Hati pada Pasien Dewasa

Read Time:1 Minute, 52 Second

warriorweeknow, JAKARTA — Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSCM) Dr Cipto Mangunkusumo berhasil melakukan transplantasi hati pada pasien lansia ke-10 pada tahun 2024. Ini adalah transplantasi hati pertama yang berhasil pada tahun 2010.

Direktur Utama RSCM dr Supriento mengatakan pada konferensi pers di Jakarta: “Kami telah berhasil menangani 89 kasus transplantasi hati untuk anak-anak dan orang dewasa, ini adalah kasus ke-10 dan merupakan operasi pertama yang kami lakukan sejak pandemi tahun ini. .” Minggu (21 April 2024).

Ia mengungkapkan, tingkat keberhasilan transplantasi hati RSCM adalah 82% ketika pasien dinilai satu tahun setelah transplantasi hati.

Hingga saat ini, transplantasi hati RSCM dilakukan di bawah pengawasan Pusat Kardiologi dan Anak Nasional Tokyo, dan tingkat keberhasilan transplantasi hati di negara tersebut saat ini mencapai 85%.

“RSUPN RSCM telah mengalami kemajuan besar, terutama dalam transplantasi hati yang sulit, keberhasilan kami telah mencapai tingkat Asia. Transplantasi hati transplantasi anak kami sudah mandiri dan akan menjadi pengawasan terakhir di Jepang tahun ini, jadi kami harus melakukan hal yang sama. . Mandiri untuk pasien lanjut usia,” jelasnya.

Ia mengatakan, RSCM ke depan akan terus mendukung rumah sakit lain di Indonesia agar transplantasi hati tidak hanya dilakukan di RSCM saja, melainkan menyebar ke seluruh rumah sakit di Indonesia.

Sementara itu, dr Kemal Fariz Kalista, dokter spesialis penyakit dalam RSUPN RSCM yang kali ini merawat pasien transplantasi hati di RSCM, menjelaskan, pasien tersebut berusia sekitar 53 tahun dan pendonor hati adalah saudara perempuannya.

“Dua syarat utama seorang pendonor hidup adalah harus ada hubungan kekeluargaan, golongan darahnya sama atau cocok, lalu dikaitkan dengan konteks penyakitnya, bisa dibilang sampai saat ini, dimanapun di dunia, tandanya . “Transplantasinya adalah sirosis, yaitu penyakit hati stadium akhir, ketika jantung tidak dapat berfungsi normal,” ujarnya.

Sirosis menyebabkan penumpukan racun yang perlu dimetabolisme di hati dan menyebabkan berbagai komplikasi.

Beliau mengatakan: “Penyebab kanker hati yang kedua adalah tumor hati yang ganas dan kondisi ini sangat berbahaya. Kanker hati memiliki angka kematian tertinggi, 89-90%.

“Pasien menderita sirosis dan kanker, jadi transplantasi ini mengobati dua penyakit sekaligus, yang pertama adalah sirosis dan kanker hati,” tambahnya.

Direktur RSCM menyarankan agar pasien yang memerlukan transplantasi hati sebaiknya berobat ke RSCM dan tidak perlu bepergian ke luar negeri karena tingkat keberhasilannya sudah tinggi dan risiko kematian pendonor yang masih hidup adalah 0%.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post BMW Bakal Gugat BYD soal Nama Dolphin Mini
Next post Jepang Resesi, Kemenkeu akan Kaji Ulang Penerbitan Samurai Bond