Pesawat Ruang Angkasa ESA Memotret Pemandangan Indah Gunung Berapi Mars 

Read Time:2 Minute, 7 Second

warriorweeknow, JAKARTA – Mars Express Orbiter berhasil menangkap gambar planet Mars dengan detail tertinggi. Wahana Badan Antariksa Eropa (ESA) telah terbang mengelilingi Mars selama lebih dari dua tahun dan baru-baru ini melampaui 25 ribu orbit.

Gambar yang diambilnya menunjukkan pemandangan yang aneh. “Pemandangan menakjubkan memperlihatkan gunung berapi, lembah, kawah, awan, bahkan lalu lintas dari bulan terbesar Mars, Phobos,” tulis ESA, seperti dilansir Mashable SE Asia pada hari Minggu (31/03/2024).

Berikut beberapa pemandangan luar angkasa di Mars. Pertama, Olympus Mons. Tonjolan terbesar di sebelah kiri adalah Olympus Mons, gunung berapi terbesar di tata surya kita. Ukurannya hampir sama dengan Arizona dan tingginya mencapai 25 km.

Kedua, tiga gunung berapi. Di bawah Olympus Mons terdapat rangkaian tiga gunung berapi, yaitu Ascraeus Mons, Pavonis Mons, dan Arsia Mons.

Ini adalah gunung berapi perisai, yang kecil kemungkinannya untuk meledak dengan mudah. Sebaliknya, panas keluar dari ventilasi, perlahan-lahan mencair selama ribuan tahun dan menciptakan kemiringan yang landai. Akhirnya mereka membuat relief seperti batu yang mereka letakkan di punggungnya.

Ketiga, kawah yang tak terhitung jumlahnya. Mars sepenuhnya tertutup kawah.

Planet Merah berada di dekat sabuk asteroid tata surya kita, sebuah wilayah yang dipenuhi jutaan asteroid. Ketika mereka menghantam Mars, kepadatan atmosfer Mars adalah 1% dari bumi, yang berarti batuan luar angkasa ini kecil kemungkinannya untuk memanas dan larut.

Selain itu, Mars secara geologis belum sepenuhnya mati, sering terjadi gempa bumi, namun aktivitas geologi dan vulkanisme tidak cukup untuk menangkap atau menutup lubang-lubang baru (seperti di Bumi).

Keempat, awan Mars. Di kedua kutub, di atas dan di bawah gambar, Anda dapat memata-matai area awan yang luas. Di Mars, awan terbuat dari es air dan es karbon dioksida.

Kelima, bulan Phobos. Anda dapat melihat bulan gelap tak berbentuk Phobos di kiri bawah, mengorbit di atas Planet Merah. Relatif kecil dan tidak terlalu besar, sisi terpanjangnya hanya sepanjang 27 km.

“Phobos terlalu terang untuk bisa memainkan bola,” jelas ESA. Terlebih lagi, telah berulang kali dikalahkan oleh medan batu yang kuat.

“Phobos hampir hancur akibat hantaman besar dan telah hancur akibat ribuan hantaman meteorit,” kata NASA.

Saat ini, gurun luas di Mars ini terkena radiasi dan sangat kering. Mars telah kehilangan sebagian besar atmosfernya, menjadikannya planet gurun yang sangat kering. Mars 1.000 kali lebih kering dibandingkan gurun terkering di Bumi.

Namun Mars pernah menjadi planet dingin dengan sungai dan danau yang luas. Ada kemungkinan bahwa planet terpencil ini pernah menjadi rumah bagi kehidupan purba. Penjelajah seukuran mobil NASA sedang mencari petunjuk tentang fosil masa lalu, meskipun tidak ada bukti bahwa kehidupan pernah ada di permukaan Mars.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pentingnya Kesehatan Mental di Dunia Kuliah
Next post Inovatif, Trik Ampuh Kenalkan Layanan Keuangan Kekinian