0 0
Lee Jung Jae Pemeran Squid Game Dapat Komentar Rasis Perankan Jedi di Serial Disney Star Wars - PORTAL BERITA

Lee Jung Jae Pemeran Squid Game Dapat Komentar Rasis Perankan Jedi di Serial Disney Star Wars

Read Time:3 Minute, 50 Second

warriorweeknow, Jakarta – Pada tanggal 5 Juni 2024, konferensi pers untuk film Star Wars asli Disney+ dan Lucasfilm “The Acolyte” diadakan di CGV Yongsan I-Park Mall di Yongsan-gu, Seoul, menampilkan aktor Korea Selatan Lee Jung -jae. Sebagai orang Asia pertama yang berperan sebagai Jedi dalam serial hit Star Wars, Lee Jung Jae menghadapi banyak komentar rasis.

Mengutip dari Kbizoom, Kamis (6/6/2024), “The Acolyte” merupakan film thriller aksi misteri tentang rahasia, kebenaran, dan kekuatan gelap di galaksi, berdasarkan investigasi Jedi terhadap serangkaian kejahatan, diperankan oleh Jung Jae sebagai Jedi Tuan Saul. yang mengambil tindakan melawan kejahatan.

Dalam film-film Star Wars sebelumnya, peran Jedi kerap dimainkan oleh aktor berkulit putih. Jadi berita tentang casting aktor Asia pertama yang memerankan Jedi menimbulkan kegemparan di kalangan fandom Star Wars internasional.

Pada tanggal 29 Mei 2024, sutradara Headland juga menyatakan posisinya dalam sebuah wawancara dengan New York Times, dengan menyatakan: “Saya tidak menganggap siapa pun yang membuat prasangka, rasisme, atau komentar kebencian sebagai penggemar Star Wars.”

Dihadapkan dengan berbagai komentar rasis, Jung Jae berkata, “Saya pikir perdebatan seperti ini terjadi secara alami karena serial Star Wars memiliki banyak penggemar yang bersemangat.” Dia menambahkan: “Itu terjadi di luar angkasa dan ada banyak karakter alien, bukan? Saya yakin itu saja.” bebas berpikir sesukanya.”

 

The Acolyte adalah serial Star Wars terbaru yang dikembangkan oleh Leslye Headland untuk Disney+. Seperti yang sudah diketahui para penggemar, serial spin-off Star Wars Disney Plus berfokus pada Jedi dan pahlawan sisi terang Force lainnya.

Dikutip Citizen Team warriorweeknow, 6 Mei 2024 Trailer pertama Acolyte menjadi pengingat bahwa keseimbangan yang tepat itu penting. Terkadang sisi gelap harus merasakan kemenangan, sehingga episode ini akan fokus pada kemunculan kekuatan sisi gelap di hari-hari terakhir era High Republic.

Dalam serial ini, para penggemar Star Wars akan menyaksikan sisi gelap Force yang jarang terlihat di alam semesta Star Wars. Serial ini akan menceritakan kisah seorang “Jedi Master yang sangat dihormati” yang harus menghadapi “pejuang berbahaya dari masa lalunya”.  

Anda dapat menonton trailer pertamanya di halaman YouTube Star Wars. Termasuk trailer kedua yang mungkin dianggap Disney sebagai perayaan Hari Star Wars yang ditetapkan pada 4 Mei 2024, atau yang biasa disebut para penggemar, “Semoga tanggal 4 Mei bersamamu.”

Trailer kedua menampilkan adegan lightsaber yang menarik selama hampir dua menit dan penggambaran plot cerita yang lebih jelas. Selain itu, video ini memberi kita gambaran lebih baik tentang karakter May yang diperankan oleh Amandla Stenberg, Indara yang diperankan oleh Carrie-Anne Moss, dan Sol yang diperankan oleh Lee Jung Jae.

Disney mengumumkan The Acolyte pada tahun 2020 dan berjanji untuk menceritakan kisah yang berlatar era High Republic. Star Wars: The Acolyte akan tayang perdana dalam dua episode pada tanggal 4. Juni 2024 eksklusif di Disney+.

“The Acolyte” akan menghadirkan kisah segar dan mengeksplorasi aspek-aspek sinis yang kelam dan sering kali belum tereksplorasi dari warisan franchise Star Wars. Para penggemar sangat menantikan petualangan baru ini di galaksi yang sangat jauh. 

Seri ini tentu saja akan berlangsung jauh sebelum peristiwa The Phantom Menace. “The Acolyte” akan menceritakan kisah seorang Jedi Master bernama Sol (Lee Jung Jae) yang menyelidiki serangkaian pembunuhan mengerikan dan misterius. Dalam situasi tersebut, ia juga bertemu dengan seorang petarung mematikan bernama May (Amandla Stenberg) dari masa lalunya.

Karakter Amanda Stenberg tentu terlihat seperti pembunuh yang dimaksud ketika dia menikam seorang Jedi bernama Indara (Carrie-Anne Moss) di sebuah restoran di planet gurun. Meskipun karakter Stenberg tampaknya jarang menggunakan kekuatan Force, mereka cukup terampil menggunakan pedang untuk mengalahkan beberapa Jedi dalam pertempuran, The Verge melaporkan Senin, 6 Mei 2024.

Disney dan Lucasfilm juga mengumumkan bahwa Star Wars akan merilis film terbarunya, The Mandalorian dan Grogu. Sutradara film yang akan menjadi spin-off dari film layar lebar ini adalah salah satu penulis dan sutradara terkenal Jon Favreau.    

Sedangkan filmnya akan terus diproduseri oleh Dave Filoni dan Kathleen Kennedy. Informasi mengenai rencana rilis film baru ini dirilis langsung melalui akun Ks @starvars pada Selasa 9 Januari 2024. Syuting Star Wars baru akan dimulai pada akhir tahun 2024.

Dengan kata lain, spin-off Star Wars ini baru akan muncul di layar lebar pada tahun 2025. Jadi para penggemar harus bersabar karena film tersebut kemungkinan akan rilis pada tahun 2026.

Star Wars bisa dibilang sudah lama tidak muncul di layar lebar. Terakhir kali franchise tersebut tayang adalah pada tahun 2019 dengan peluncuran The Rise of Skywalker. Matahari terbit”. Namun menurut informasi terkini, syuting “The Mandalorian and Grogu” akan dimulai paling cepat akhir tahun 2024.

“Saya suka menceritakan kisah-kisah berlatar dunia kaya yang diciptakan oleh George Lucas.” “Prospek menghadirkan The Mandalorian dan muridnya Grogu ke layar lebar sangat menarik,” kata Jon Favreau.

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %