0 0
Kesadaran Pentingnya Asuransi di Indonesia Masih Rendah, AAJI Ungkap Penyebabnya - PORTAL BERITA

Kesadaran Pentingnya Asuransi di Indonesia Masih Rendah, AAJI Ungkap Penyebabnya

Read Time:1 Minute, 7 Second

JAKARTA – Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Tugar Pasaribo menjelaskan kesadaran masyarakat Indonesia untuk memiliki asuransi masih rendah. Ia mengatakan, banyak calon nasabah asuransi yang masih menggunakan rencana “wait and see” karena edukasi tentang pentingnya asuransi tidak terlalu berdampak.

Togar menjelaskan, tingkat penetrasi asuransi Indonesia pada tahun 2022 tergolong rendah, yaitu 2,27 persen dibandingkan banyak negara peers di ASEAN, berdasarkan data Badan Jasa Keuangan (OJK).

Sehubungan dengan itu, tingkat kepadatan asuransi masih berada pada level suboptimal, yakni mencapai Rp1.923.380 per penduduk pada akhir tahun 2022.

“Kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi di Indonesia sangat rendah. Padahal perusahaan asuransi jiwa di Indonesia ada lebih dari 50. Harusnya ada, dan jumlah agennya lebih dari 500.000,” jelas Tugar. Konferensi pers Million Dollar Round Table (MDRT) Indonesia Day 2024 di Jakarta, Senin (10/6/2024).

Selain dampak ketidakpastian perekonomian global, Tugger menjelaskan penurunan nasabah asuransi disebabkan adanya ekspektasi dan pandangan bahwa digitalisasi saat ini mendorong mayoritas penjualan asuransi.

“Banyak pelanggan atau calon pelanggan yang menunggu. Gunakan agen.” ujar Togar.

Untuk itu, kata dia, penetrasi asuransi di Indonesia tetap harus melalui penjualan tatap muka.

Oleh karena itu, menurut kami, penjualan digital mungkin tidak efektif. Saya tidak bilang belum ada, memang ada, tapi belum efektif. Menggunakan agen atau asuransi bank lebih efektif. Tapi kalau urusan operasional dan lain sebagainya, semuanya serba digital. “Ini sangat efisien,” jelas Tugar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %