0 0
Kemendag Pastikan tidak Ada Keterlambatan Impor Daging Sapi - PORTAL BERITA

Kemendag Pastikan tidak Ada Keterlambatan Impor Daging Sapi

Read Time:1 Minute, 30 Second

warriorweeknow, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan ketersediaan usaha sapi impor tidak tertunda dan akan tiba di Indonesia pada Hari Raya Idul Fitri 2024.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso menolak impor daging sapi karena adanya penundaan. Sebab, Dinas Perdagangan melakukan pengendalian impor daging setelah mendapat izin.

“Belum terlambat, kami sampaikan sebelum libur bisa selesai, komunikasi akan terus kami lakukan. Kalau mereka datang, kita akan berkomunikasi, berkoordinasi dengan pelaku usaha dan asosiasi, ujarnya sebelum libur,” kata Budi di Jakarta, kemarin.

Budi mengatakan Kementerian Perdagangan menerima permintaan impor daging sapi pada Februari 2024. Kementerian Perdagangan segera menerbitkan surat persetujuan impor.

Menurut Budi, surat permohonan ke Kementerian Kesehatan harus mendapat persetujuan Kementerian atau lembaga terkait lainnya seperti Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Setelah dilakukan pengecekan ke Kementerian Pertanian dan Panas, permohonan diserahkan ke Kementerian Pertanian.

“Diberikan tanggalnya 22 Februari, jadi mungkin usulannya (Kementerian Pertanian dan Pemanasan) akan dikirim mulai Desember 2023, lewat SiNas NK (Sistem Perimbangan Komoditi Nasional) dulu, baru ke kementerian/lembaga terkait. selesai, bulan Februari sudah dikirim ke kita,” kata Budi.

Budi mengatakan, saat ini permohonan izin impor daging sapi dari Perum Bulog dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Food, ID FOOD belum diajukan ke Kementerian Pendidikan. Menurut Budi, kemungkinan tersebut masih dalam kajian di Kementerian Pertanian dan Pemanasan.

Sebenarnya belum terkirim, baik dari SiNas NK, maupun sampai ke kami, karena mungkin akan diperiksa di kementerian atau lembaga teknis, ujarnya.

Diketahui Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin mengatakan Indonesia berpeluang mengurangi impor daging sapi dengan mengembangkan peternakan di Sulawesi, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengatakan, pihak berwenang Indonesia telah memulai proses perencanaan pengembangan peternakan di Kalimantan, Sulawesi, dan NTT yang diharapkan dapat mengurangi impor daging sapi.

Kementerian Pertanian (Kementan) juga tengah menyiapkan proyek peternakan sapi biru Belgia guna menjamin swasembada daging.

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %