Kegunaan Elektrolisis dalam Kehidupan Sehari-hari, Benarkah Bisa Dipakai untuk Detoks?

Read Time:1 Minute, 37 Second

warriorweeknow, JAKARTA – Video milik akun TikTok @hansebrians99 yang diunggah akun X Bandung Fess @BaseBDG pada Minggu (31/3/2024) mendapat banyak komentar dari warganet. Apa yang terjadi dalam video detoks kaki ternyata merupakan reaksi elektrolisis. 

Dalam video TikTok, Hansen mengatakan kakinya dicelupkan ke dalam air bersih yang dialiri listrik. Air menjadi keruh. Kakinya terasa sangat gatal dan tersengat listrik. Menurutnya, hal itu membuat pembuluh darah tidak lancar mengalir 

Salah satu akun X, @axexrixva, mengomentari postingan tersebut bahwa itu adalah reaksi elektrolisis. “Ini reaksi elektrolisis. Kalau mau merendam kaki, pakai air hangat saja,” tulisnya. 

Elektrolisis adalah proses pemisahan komponen kimia dari suatu senyawa. Perbedaan antara elektrolisis dan metode lain untuk memisahkan senyawa ini adalah penggunaan arus listrik. 

Akemi, Selasa (2/4/2024) mengatakan elektrolisis banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pengolahan logam, ekstraksi logam dari bijihnya, hingga pemurnian aluminium.

Berikut beberapa kegunaan elektrolisis saat ini. 

1. Ekstraksi tembaga dari bijih

Untuk menimbulkan reaksi, bijih tembaga dicampur dengan larutan yang mengandung asam sulfat dan garam. Proses ini mengubah tembaga sulfat menjadi tembaga metalik, yang dimurnikan untuk menghilangkan kotoran. 

2. Produksi gas hidrogen 

Hidrogen memiliki kepadatan energi yang tinggi, menjadikannya bahan bakar yang ideal. Namun, hidrogen tidak mudah terbakar dan dapat diangkut dalam bentuk murni. Artinya, yang terbaik adalah memisahkan hidrogen dari oksigen dengan elektrolisis selama pengangkutan dan penyimpanan gas hidrogen. Dengan memisahkan kedua gas ini selama elektrolisis, kita dapat menyimpan hidrogen dengan lebih mudah dan mengangkutnya dengan lebih aman. 

3. Produksi gas klorin 

Ini adalah salah satu aplikasi elektrolisis yang paling umum. Prosesnya diawali dengan mengisi wadah dengan air garam dan merendam anoda ke dalam air. Anodanya adalah titanium, platinum atau logam lain yang bereaksi cepat dengan oksigen. 

Kemudian wadah tersebut diisi dengan gas hidrogen dan ditutup rapat. Ketika arus listrik mulai mengalir melalui sel, kedua arus tersebut mengalir secara bersamaan dalam arah yang berlawanan, sehingga menyebabkan reaksi kimia. Sebagai hasil dari reaksi ini, gas klor terbentuk, yang dilepaskan dari wadah. 

Produksi asam

 

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Huawei Kembangkan Teknologi Baru Sensor Fingerprint
Next post Naik 220%, PLN EPI Akan Pasok 2,2 Juta Ton Biomassa di 2024